Makalah Hidrokarbon dan Minyak Bumi

HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI
MATA KULIAH : IPA DASAR
DOSEN PENGAMPU :
Dra. Elfayetti, MP







Disusun  Oleh :
·        Nurul Aini
·        Pertiwi Tanjung
·        Ririn Salsalita Br Kemit
·        Susi Panjaitan
·        Yohan Oni Aser Arani

KELAS C
JURUSAN PENDIDIKAN  GEOGRAFI
FAKULTAS  ILMU  SOSIAL
UNIVERSITAS  NEGERI  MEDAN
2017


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya kami masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini .Dalam makalah ini, akan membahas beberapa hal tentang senyawa hidrokarbon dan akan membahas tentang minyak bumi. Dengan membaca makalah ini semoga teman-teman dapat lebih memahami senyawa hidrokarbon beserta klasifikasinya dan minyak bumi.
            Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun.Akhir kata saya mengucapkan selamat membaca dan semoga materi makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Medan , 25 November 2017



Penyusun




BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Udara di dalamnya terkandung sejumlah oksigen.Oksigen merupakan komponen esensial bagi kehidupan, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya. Udara merupakan campuran dari gas, yang terdiri dari sekitar 78 % Nitrogen, 20 % Oksigen; 0,93 % Argon; 0,03 % Karbon Dioksida (CO2) dan sisanya terdiri dari Neon (Ne), Helium (He), Metan (CH4) dan Hidrogen (H2). Udara dikatakan "Normal" dan dapat mendukung kehidupan manusia apabila komposisinya seperti tersebut diatas.Sedangkan apabila terjadi penambahan gas-gas lain yang menimbulkan gangguan serta perubahan komposisi tersebut, maka dikatakan udara sudah mengalami pencemaran/ terpolusi.
Di dunia, dikenal 6 jenis zat pencemar udara utama yang berasal dari kegiatan manusia (anthropogenic sources), yaitu Karbon monoksida (CO), oksida sulfur (SOx), oksida nitrogen (NOx), partikulat, hidrokarbon (HC), dan oksida fotokimia, termasuk ozon.
Minyak tanah adalah salah satu hasil minyak bumi.Hasil minyak bumi lainnya ialah minyak pelumas, minyak parafin, minyak semir, bensin, dan sebagainya.Dari hasil minyak bumi juga dapat dihasilkan nilon, plastik, serat buatan, dan sebagainya.
Minyak bumi ini merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.Minyak bumi dan gas bumi (gas alam) merupakan bahan industri kimia yang penting, karena darinya diperoleh berbagai produk yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.Bahan-bahan atau produk yang dibuat dari minyak bumi dan gas bumi disebut petrokimia.
Minyak bumi merupakan salah satu sumber energi yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari - hari, misalnya : untuk memasak, bahan bakar kendaraan bermotor, dan industri.Indonesia sangat kaya dengan minyak bumi ini. Pengeboran minyak bumi diantaranya dapat kita lihat di Sungai Gerong, Plaju, Pangkalan Brandan, Balikpapan, Tarakan, Bunyu, Cepu, dan Sorong.


1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Hidrikarbon ?
2. Apa sajakah tipe-tipe dari Hidrokarbon?
3. Apa saja Dampak dari pencemaran Hidrokarbon ?
4. Bagaiman Mitigasi pencemaran Hidrokarbon ?
5. Apa yang dimaksud dengan Minyak Bumi ?
6. Dari manakah Asal dari Minyak Bumi ?
7. Apa saja Jenis-jenis Minyak Bumi ?
8. Apa Manfaat dari Hidrokarbon dan Minyak Bumi ?

1.3 Tujuan dan Manfaat
            1. Dapat Mengetahui pengertian dari Hidrokarbon dan Minyak Bumi
2. Untuk mengetahui jenis dan tipe hidrokarbon dan minyak bumi
3. Untuk Mengetahui Dampak pencemaran dari hidrokarbon
4. Untuk mengetahui bagaimana cara mitigasi pencemaran hidrokarbon
5. Untuk mengetahui asal dari minyak bumi
6. Untuk mengetahui manfaat dari hidrokarbon dan minyak bumi 


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Hidrokarbon
Dalam bidang kimia, hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur atom karbon (C) dan atom hidrogen (H).Seluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atom-atom hidrogen yang berikatan dengan rantai tersebut.Istilah tersebut digunakan juga sebagai pengertian dari hidrokarbon alifatik.
2.2 Tipe-tipe Hidrokarbon
·         Alkana
Alkana merupakan hidrokarbon alifatik jenuh yaitu hidrokarbon dengan rantai terbuka dan semua ikatan karbon-karbonnya merupakan ikatan tunggal. Alkana yang paling sederhana adalah metana , dangan rumus molekulnya CH4.
Table senyawa Alkana :
Nama senyawa
Rumus Molekul
Rumus struktur
Titik Didih(C)
Metana
CH4
CH4
-161
Etana
C2H6
CH3-CH3
-89
Propana
C3H8
CH3-CH2-CH3
-44
Butana
C4H10
CH3-CH2-CH2-CH3
-0,5
Pentana
C5H12
CH3­-CH2-CH2-CH­­2-CH3
36
Heksana
C6H14
CH3-CH2-CH2-CH2­-CH2-CH3
68
Heptana
C7H16
CH3-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH3
98
Oktana
C8H18
CH3-CH2­-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH3
125
Nonana
C9H20
CH3-CH2-CH2-CH­2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH3
151
Dekana
C10H22
CH3­-CH2­-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH3
174

a Rumus umum Alkana
Dari table diatas dilihat pada perbandingan jumlah atom C dan H dalam alkana adalah  n : (2n+2).
Jadi, rumus umum alkana adalah CnH2n+2 ; n = jumlah atom C

b.Sifat fisika Alkana
·           Untuk alkana yang tidak bercabang, pada suhu kamar ( 25C) alkana dengan jumlah    atom C1-C4 berwujud gas C5-C18 Ke atas berwujud padat
·           Makin tinggi massa molekul, makin tinggi titik didihnya dan titik leburnya
·           Alkana dengan massa molekul sama, makin panjang karbon rantai makin tinggi titik didihnya
·          Alkana tidak larut dalam pelarut polar (air), tetapi dapat larut dalam pelarut nonpolar.
c.Deret Homolog
Suatu kelompok senyawa karbon dengan rumus umum yang sama dan sifat yang berkemiripan disebut satu homolog  (deret sepancaran).  Alkana merupakan suatu homolog karena setiap anggota alkana yang satu dengan anggota berikutnya bertambah sebanyak CH2.
d.Tata nama Alkana
Senyawa karbon, khususnya hidrokarbon, jumlah dan jenisnya sangat banyak sehingga penamaanya dilakukan secara sistematis. Penamaan senyawa karbon didasarkan pada aturan  yang dibuat IUPAC.
e.Sumber dan kegunaan
Alkana adalah komponen utama dati gas alam dan monyak bumi.
Kegunaan alkana sebagai:
-      Bahan bakar dan pelumas
-      Pelarut
-      Sumber hidrogen
-      Bahan baku untuk senyawa organic lain
-      Bahan baku industri

·          Alkena
Alkena adalah hidrokarbon alifatik tak jenuh dengan satu ikatan rangkap      (-C=C-). Alkena yang paling sederhana adalah etena, dengan rumus molekul C2H4.
Table senyawa alkena :
Nama senyawa
Rumus struktur
Rumus Molekul
Metena
CH2
CH2
Etena
CH2=CH2
C2H4
Propena
CH2=CH-CH2
C3H6
Butena
CH2=CH-CH2-CH3
C4H8
Pentena
CH2=CH-CH2-CH2-CH3
C5H10
Heksena
CH2=CH-CH2-CH2-CH2-CH3
C6H12
Heptena
CH2=CH-CH2-CH2- CH2-CH2-CH3
C7H14
Oktena
CH2=CH-CH2-CH2- CH2- CH2-CH2-CH3
C8H16
Nonena
CH2=CH-CH2-CH2- CH2- CH2- CH2-CH2-CH3
C9H18
Dekena
CH2=CH-CH2-CH2- CH2- CH2- CH2-CH2-CH2-CH3
C10H20

a. Rumus umum Alkena
Dari contoh alkena pada table diatas dapat ditarik rumus umum alkena yaitu CnH2n . Ini artinya jumlah atom H dalam alkena adalah dua kali atom C, atau perbandingan atom C dengan jumlah atom H adalah 1 : 2. Dari table diatas juga terlihat bahwa setiap suku alkena dengan suku berikutnya memiliki selisih CH2, sehingga alkena juga merupakan deret homolog.
Jadi, rumus umum alkana adalah CnH2n. n ; jumlah atom C

b.Deret Homolog
Dari table diatas juga terlihat bahwa setiap suku alkena dengan suku berikutnya memiliki selisih CH2, sehingga alkena juga merupakan deret homolog.
c. Tata nama Alkena
Nama alkena  diturunkan dari nama alkana, yaitu sesuai dengan jumlah atom C yang dimiliki, dengan mengganti akhiran ”ana” dengan kata “ena”.

d.Sumber dan kegunaan
Alkena dibuat dari alkana melalui proses pemasanan atau dengan bantuan katalisator (cracking). Alkana suku rendah digunakan sebagai bahan baku industri plastik, karet sintetik, dan alcohol.

·         Alkuna
Alkuna adalah hidrokarbon alifatik tidak jenuh dengan satu ikatan karbon-karbon rangkap tiga (.Senyawa yang mempunyai 2 ikatan rangkap tiga disebut alkadiuna, yang mempuntai 1 ikatan rangkap dua dan 1 ikatan rangkap tiga disebut alkenuna.Alkuna yang paling sederhana adalah etena dengan rumus molekul C2H2.
Tabel senyawa Alkuna:
Nama senyawa
Rumus struktur
Rumus Molekul
Metuna
CH
CH
Etuna
CHCH
C2H2
Propuna
CHC─CH3
C3H4
Butuna
CHC─CH2─CH3
C4H6
Pentuna
CHC─CH2─CH2─CH3
C5H8
Heksuna
CHC─CH2─CH2─CH2─CH3
C6H10
Heptuna
CHC─CH2─CH2─CH2─CH2─CH3
C7H12
Oktuna
CHC─CH2─CH2─CH2─CH2─CH2─CH3
C8H14
Nonuna
CHC─CH2─CH2─CH2─CH2─CH2─CH2─CH3
C9H16
Dekuna
CHC─CH2─CH2─CH2─ CH2─CH2─CH2─CH2─CH3
C10H18

a.Rumus umum Alkuna
Rumus umum alkuna yaitu : CNH2N-2  ; n = jumlah atom C.
b.Tata nama Alkuna
Nama alkuna diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti akhiran ana menjadi una . Tata nama alkuna bercabang seperti penamaan alkena.



c.Sumber dan kegunaan
Alkuna yang mempunyai nilai ekonomis penting hanyalah etuna (asetilena), C2H2 .Gas asetilena dugunakan untuk mengelas besi dan baja.
d.Sifat-sifat Alkena dan Alkuna
·         Semakin panjang rantai karbonya, semakin tinggi titik didih dan titik lelehnya.
·          Akena dan alkuna merupakan hidrokarbon tak jenuh, sehingga mudah mengalami reaksi adisi (penambahan).
·         Alkena dan alkuna dapat mengalami reaksi polimerisasi, yaitu penggabungan monomer-monomer (molekul kecil) menjadi polimer (makromolekul). Polimerisasi alkena terjadi berdasarkan reaksi adisi.

2.3 Dampak Pencemaran Hidrokarbon
Pencemaran udara oleh hidrokarbon (HC) dapat berasal dari HC yang berupa gas, cair, dan padat. Apabila HC berupa gas maka akan tercampur bersama bahan pencemar lainnya. Apabila HC berupa cairan maka HC tersebut akan membentuk kabut minyak (droplet) yang keberadaannya di udara akan sangat mengganggu lingkungan. Sedangkan bahan pencemar HC yang berupa padatan maka udara akan tampak seperti asap hitam.
Jika pencemaran udara oleh HC juga disertai dengan bahan pencemar NOx maka dengan oksigen bebas yang ada di udara akan membentuk Peroxy Acetyl Nirates (PAN). Selanjutnya PAN ini bersama-sama dengan CO, Ozon akan membentuk kabut foto kimia yang dapat merusak tanaman.
Hidrokarbon dalam jumlah sedikit tidak begitu membahayakan kesehatan manusia, meskipun HC juga bersifat toksik. Namun, jika HC berada di udara dalam jumlah banyak dan tercampur dengan bahan pencemar lain maka sifat toksiknya akan meningkat. Sifat toksik HC akan lebih tinggi jika berupa bahan pencemar gas, cairan, dan padatan. Hal ini dikarenakan padatan dan cairan akan membentuk ikatan-ikatan baru dengan bahan pencemar lainnya. Ikatan baru ini sering disebut dengan Polycyclic Aromatic Hydrocarbon yang disingkat PAH.Pada umumnya PAH ini merangsang terbentuknya sel-sel kanker apabila terhisap masuk ke dalam paru-paru. PAH yang bersifat karsinogenik ini banyak terdapat di daerah industri dan daerah yang padat lalu-lintasnya. Sumber timbulnya PAH adalah gas buangan hasil pembakaran bahan bakar fosil.
Toksisitas HC tergantung pada senyawa penyusun HC tersebut.Pada umumnya senyawa aromatik seperti benzena dan toluena, lebih beracun dari pada HC alifatik maupun HC alisiklik.Dalam keadaan gas, HC dapat menyebabkan iritasi pada membran mukosa.Apabila terhisap ke dalam paru-paru dapat menimulkan luka dibagian dalam dan menimbulkan infeksi.       
Senyawa HC
Konsentrasi (ppm)
Pengaruh terhadap tubuh
Benzena
100
Iritasi terhadap mukosa
3.000
Lemas (0,5-1 jam)
7.500
Paralysys (0,5-1 jam)
20.000
Kematian (5-10 menit)
Toluena
200
Pusing, lemah, pandangan kabur setelah 8 jam
600
Gangguan syaraf dan dapat diikuti kematian setelah kontak dalam waktu yang lama











2.4 Mitigasi Dampak Hidrokarbon
Terdapat empat strategi dalam mitigasi dampak hidrokarbon :
·         Kontrol emisi kendaraan bermotor, hal ini dapat dilakukan secara periodik. Jakarta mulai memberlakukan sistem kontrol emisi gas buang kendaraan bermotor per Januari 2006. Diharapkan stiker lulus uji emisi ini akan menjadi syarat pengurusan STNK. Pengujian emisi itu dilakukan dengan cara memasukkan selang pada lubang knalpot dan alat akan mencetak hasil pengukuran. Sementara agar sebuah kendaraan dapat lulus uji emisi dikeluarkan standar baku mutu. Untuk bahan bakar bensin dengan sistem karburator dan sistem injeksi, zat yang akan diukur adalah kadar karbonmonoksida dan hidro karbon. Sedangkan bahan bakar solar berdasarkan persentase opasitas.
·         Kontrol emisi sumber stasioner seperti kilang minyak, petrokimia dengan menggunakan metode kondensasi, evaporasi, insenerasi, absorpsi dan subsitusi.
·         Penghindaran reseptor dari daerah yang tercemar.
·         Kontrol lingkungan (Controlled environment). Ada beberapa macam teknik yang telah digunakan untuk mengontrol emisi hidrokarbon dari sumbernya, yaitu insinerasi, adsorbsi, absorbsi dan kondensasi. Dua macam alat insinerasi telah digunakan. Yang pertama menggunakan api untuk osdiasi lengkap hidrokarbon menjadi CO2 dan air, dimana efisiensi penghilangan hidrokarabon sangat tinggi. Alat yang kedua menggunakan katalis sehingga oksidasi hidrokarbon lengkap dapat terjadi pada suhu rendah daripada dalam alat pertama. Tetapi masalah yang mungkin timbul adalah keracunan katalis. Metode adsorbsi, gas buangan dilalukan pada bed yang terdiri dari adsorber granula terbuat dari karbon aktif. Pada metode absorbsi cara yang dilakukan hampir sama dengan metode adsorbsi, hanya bedanya gas-gas buangan mengalami kontak dengan cairan dimana hidrokarbon akan larut atau tersuspensi. Metode kondensasi dilakukan dengan prinsip pada suhu yang rendah gas hidrokarbaon akan mengalami kondensasi menjadi cairan. Gas-gas dilalukan melewati permukaan bersuhu rendah, dan cairan hidrokarbon yang terkondensasi tetap tertinggal dan dapat dikumpulkan.

2.5 Pengertian Minyak Bumi
Minyak bumi (bahasa Inggris: petroleum, dari bahasa Latin petrus – karang dan oleum – minyak), dijuluki juga sebagai emas hitam, adalah cairan kental, coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerakBumi. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, tetapi bervariasi dalam penampilan, komposisi, dan kemurniannya. Oleh karena itu minyak bumi (petroleum) merupakan  ilmu yang mempelajari tentang kelanjutan dari tumbuhan setelah dipendam atau dikubur selama jutaan tahun.  Senyawa yang terkandung dalam petroleum mempunyai variasi yang besar dari senyawa dengan kerapatan rendah (gas) sampai senyawa dengan kerapatan tinggi (padatan).
2.6 Asal Minyak Bumi
a. Asal Minyak Bumi
Asal minyak bumi adalah makhluk hidup (tumbuhan, hewan) yang terkubur selama jutaan tahun. Teori pembentukan minyak bumi dan kondisi pembentukannya yang membuat suatu minyak bumi menjadi spesifik dan tidak sama antara suatu minyak bumi dengan minyak bumi lainnya. Berikut ini akan dibahas 2 teori pembentukan minyak bumi.
·         Teori Biogenesis (Organik)
Macquir (Prancis, 1758) merupakan orang pertama yang pertama kali mengemukakan pendapat bahwa minyak bumi berasal darri umbuh-tumbuhan. Kemudian M.W Lamanosow (Rusia, 1763) juga mengemukakan hal yang sama. Pendapat di atas juga didukun oleh sarjana lain seperti, Nem Beery, Engler, Bruk, bearl, Hofer. Meeka mengatakan bahwa ”minyak dan gas bumi berasal dari organisme laut yan telah mati berjuta-juta tahun yang lalu dan membentuk sebuah lapisan dalam perut bumi.”
·         Teori Abiogenesis (Anorganik)
Barthelot (1866) mengemukakan di dalam minyak bumi terdapat logam alkali, yang dalam keadaan bebas dengan temperatur tingi akan bersentuhan denagn C02 membentuk asitilena. Kemudian Mendeleyev (1877) mengemukakan bahwa minyak bumi tebentuk akibat adanya pengauh kerja uap pada kabida-karbida logam di dalm bumi. Yang lebih ekstrim lagi adalah pernyataan beberapa ahli yang mengemukakan bahwa minyak bumi mulai terbentuk sejak zamn prasejarah, jauh sebelum bumi terbentuk dan besamaan dengan proses terbentuknya bumi.pernyataan itu berdasar fakta ditemukannya material hidrokarbon dalam beberapa batuan meteor dan di atmosfir bebeapa planet lain.
CaCO3 + Alikali       CaC2  HO       HC = CH       Minyak bumi
Makhluk hidup yang terkubur selama jutaan tahun itu dalam proses menjadi minyak bumi dapat melalui proses penguburan yaitu, diagenesis kemudian proses lebih lanjut pada masa katagenesis dan tidak dapat dimanfaatkan lagi pada masa metagenesis.


2.7 Jenis Minyak Bumi
Komposisi kimia dari minyak bumi dipisahkan dengan cara destilasi yang didasari oleh perbedaan titik didih, kemudian setelah diolah lagi lebih lanjut akan diperoleh minyak tanah, bensin, lilin dan lain-lain.  Meskipun demikian pemisahan tidak dapat memberikan senyawa tunggal, melainkan kumpulan senyawa dengan isomernya.
Minyak bumi terdiri dari hidrokarbon, senyawa hydrogen dan karbon.  Empat alkana teringan, yaitu : CH4 (metana), C2H6 (etana), C3H8 (propane), dan C4H10 (butana) semuanya adalah gas yang mendidih pada suhu -161.6oC, -88.6oC, -42oC, dan -0.5oC, berturut-turut (-258.9o, 127.5o, -43.6o, dan +31.1o F).
            Rantai karbon dengan C5-7 semuanya ringan, dan mudah menguap, nafta jernih.Senyawaan tersebut digunakan sebagai pelarut, cairan pencuci kering (dry clean), dan produk cepat-kering lainnya.Rantai dari C6H14 sampai C12H26 dicampur bersama dan digunakan untuk bensin.Minyak tanah terbuat dari rantai C10 sampai C15, diikuti oleh minyak diesel (C10 hingga C20) dan bahan bakar minyak yang digunakan dalam mesin kapal.Senyawaan dari minyak bumi ini semuanya dalam bentuk cair dalam suhu ruangan.Minyak pelumas dan gemuk setengah-padat (termasuk Vaselin) berada di antara C16 sampai ke C20.  Sedangkan rantai di atas C20 berwujud padat, dimulai dari "lilin, kemudian tar, dan bitumen aspal.
Titik pendidihan dalam tekanan atmosfer dari fraksi distilasi minyak bumi (oC) adalah sebagai berikut.
-
Minyak eter: 40 - 70 oC (digunakan sebagai pelarut)
-
Minyak ringan: 60 - 100 oC (bahan bakar mobil)
-
Minyak berat: 100 - 150 oC (bahan bakar mobil)
-
Minyak tanah ringan: 120 - 150 oC (pelarut dan bahan bakar untuk rumah tangga)
-
Kerosene: 150 - 300 oC (bahan bakar mesin jet)
-
Minyak gas: 250 - 350 oC minyak diesel/pemanas)
-
Minyak pelumas > 300 oC (minyak mesin)
-
Sisanya: ter, aspal, bahan bakar residu

2.8 Manfaatdan Kegunaan Minyak Bumi dan Hidrokarbon
- Manfaat & Kegunaan Hidrokarbon :
a.       Manfaat Hidrokarbon sebagai Bahan Bakar utama di Bumi
Sampai saat ini belum ada sumber energi alternatif yang bisa menggantikan bahan bakar fosil.Bahan bakar fosil seperti minyak bumi utamanya terdiri dari hidrokarboh jenuh.Minyak bumi kemudian diturunkan menjadi bahan bakar siap pakai seperti bensin, solar, avtur, minyak tanah, aspal, lilin, dan masih banyak lagi.
b.      Manfaat Hidrokarbon sebagai bahan makanan
Karbohidrat atau sakarida merupakan segolongan besar senyawa organik yang tersusun dari atom karbon, hidrogen, dan oksigen.Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana.Banyak karbohidrat yang merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta bercabang-cabang. Karbohidrat ini sangat penting dalam
Karbohidrat merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga yang terdapat dalam tumbuhan dan daging hewan.Selain itu, karbohidrat juga menjadi komponen struktur penting pada makhluk hidup dalam bentuk serat (fiber), seperti selulosa.
c.       Manfaat Hidrokarbon Untuk Bahan Pakaian
Seragam sekolah yang sobat hitung pakai setiap hari mungkin terbuat dari hidrokarbon.Umumnya seragam sekolah yang terbuat dari benang sintetis poliester memiliki harga yang lebih terjangkau.Seratpoliester ini dibentuk dari bahan dasar minyak tanah. Dari minyak tanah kemudian dibentuklah  para-xylene. Para-xylene dioksidasi menghasilkan Purified Terephthalic Acid atau yang dikelanal dengan PTA. PTA inilah yang menjadi bahan pembuat serat poliester. Akan tetapi serat poliester ini masih kalah halus serat alam seperti katun dan sutra.Sebetulnya ada polimer lain yang juga dibunakan untuk pembuatan serat sintetis yang lebih halus atau lembut lagi. Misal serat untuk bahan isi pembalut wanita.Polimer tersebut terbuat dari polietilen.
d.      Manfaat Hidrokarbon untuk Seni dan Estetika
Untuk urusan seni, terutama seni lukis, peranan utama hidrokarbon ada pada tinta / cat minyak dan pelarutnya.Salah satunya ialah thinner yang biasa digunakan untuk mengencerkan cat.Sementar untuk urusan seni patung banyak patung yang berbahan dasar dari plastik atau piala, dll.Di bidang estetika, manfaat hidrokarbon dapat dijumpai dalam berbagai kosmetik.Lilin adalah contoh hidrokarbon yang banyak digunakan dalam dunia kosmetik. Misal lipstik, waxing (pencabutan bulu kaki menggunakan lilin) atau bahan pencampur kosmetik lainnya, farmasi  atau semir sepatu. Tentunya lilin yang digunakan bukan seperti lilin yang sering kita nyalakan saat ulang tahun atau listrik matik.Lilin yang digunakan adalah lilin khusus yang harus memenuhi kriteria aman untuk wajah dan tubuh.
e.       Manfaat Hidrokarbon untuk Interior dan peralatan Rumah
Banyak sekali interior rumah, furniture macam kursi meja, dan lemari, piring, sendok yang terbuat dari plastik hidrokarbon.Umumnya terbuat dari hidrokarbon propilena, yaitu senyawa olefin (alkena rantai C3).
                                                
- Manfaat & Kegunaan Minyak Bumi
Kegunaan dan Manfaat Minyak Bumi dalam kehidupan sehari hari bisa anda temukan disini.Sebelum membahas lebih jauh artikel ini adalah sambungan dari artikel "Asal Usul Minyak Bumi".Minyak Bumi dewasa ini sangat berperan dalam aktivitas kita sehari hari.Ini disebebkan karena manfaat dan kegunaannya yang banyak.
Minyak Bumi adalah cairan kental, berwarna coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi.(Wikipedia-Minyak Bumi).  Dari pengertian diatas kita bisa bayangkan bagaimana pentingnya minyak bumi dalam hidup kita di era modern ini.Masih banyak alat transportasi yang sumber energinya minyak bumi.
a.       Bensin
Bensin yang merupakan bahan bakar kendaraan bermotor dibuat dari minyak bumi. Melewati proses distalasi yang memisahkan hidrokarbon pada minyak bumi. Karena merupakan campuran dari beberapa bahan yang tentu saja membuat kualitas bensin berbeda beda. Penentuan kualitas bensin ditentukan berdasarkan daya bakar yang bisa dihasilkan.Daya bakar ini sangat erat kaitannya dengan oktan.
b.      Gas Alam
Apakah dirumah kamu memasak dengan bahan bakar Gas Alam atau lebih umum disebut LPG??Sudah banyak sekali orang yang menggunakan LPG sebagai bahan bakar saat memasak.ternyata LOG atau Gas Alam ini berasal dari minyak bumi juga. Bahan utamanya biasa bisa didapartkan di daerah yang mengeksplor minyak bumi. Setelah melewat proses distalasi kita bisa menggunakannya untuk keperluan sehari hari.
c.       Lilin
Lilin yang biasa kita  jumpai ternyata berbahan baku minyak bumi juga. Lilin setelah abad ke 19 sudah tidak menggunakan lemak sapi lagi.Kegunaan lilin setelah ditemukannya lampu ialah sebagai upacara agama dan juga perayaan ulang tahun.
d.      Aspal
Kalau kegunaan yang satu ini sangatlah vital. Semua kendaraan tentu saja butuh aspal sebagai bahan baku pembuatan jalan. Aspal berasal dari minyak hitam atau minyak bumi.
e.       Solar,Kerosin,Nafta,Pelumas
Selain 4 manfaat dan kegunaan diatas Minyak Bumi juga sangat berguna untuk pembuatan Solar(bahan bakar bermotor), Kerosin(minyak tanah), Nafta(pelarut) dan pelumas(mengurangi gesekan).



BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dari makalah diatas maka kita dapat menyimpulkan hal-hal sebagai berikut :
1.             Hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur atom karbon (C) dan atom hidrogen (H). Seluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atom-atom hidrogen yang berikatan dengan rantai tersebut. Istilah tersebut digunakan juga sebagai pengertian dari hidrokarbon alifatik.
2.             Minyak bumi (bahasa Inggris: petroleum, dari bahasa Latin petrus – karang dan oleum – minyak), dijuluki juga sebagai emas hitam, adalah cairan kental, coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerakBumi.
3.2 Saran
1. Setiap individu mempunyai kesadaran untuk mengurangi kegiatan yang menghasilkan hidrokarbon.
2. Oleh karena minyak bumi itu proses pembentukannya lama, maka kita harus berhemat dalam pemanfaatannya, agar minyak bumi itu tidak cepat habis. Dan penggunaan bensin / bahan bakar haruslah yang tidak berdampak negatif terhadap lingkungan alam sekitarnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Makalah Cbr

Contoh-contoh Kata Pengantar